Mengapa Saya Harus Hasilkan Residual Income?

residual-incomePernahkah terbayang oleh anda ketika anda sakit dan tidak bisa bekerja? Terbaring lemah di ranjang layaknya sepeti orang yang tidak bisa bermanfaat? Bagaimana anda dapat memenuhi kebutuhan hidup anda sementara anda tidak bisa bekerja dan mendapatkan penghasilan? Sungguh menyedihkan bukan?

Tidak. Saya tidak sedang menakuti anda dengan hal mengerikan itu, hanya saja begitulah pikiran yang pernah terlintas dibenak saya. Ada kalanya ketika saya sakit atau sudah tidak mampu lagi bekerja, lantas bagaimana saya dapat bertahan hidup. Haruskah mengharap belas kasih dari orang lain untuk menopang kebutuhan hidup saya? TIDAK. Saya tidak mau seperti itu. Kalau begitu bagaimana cara mengantisipasi hal tersebut. Apakan saya bisa tetap mneghasilkan uang ketika saya tidak bekerja? Jawabannya bisa. Caranya dengan menghasilkan Residul Income bagi saya.

Residul income (pasif income) adalah income/pendapatan yang mengalir terus bahkan ketika kita tidak bekerja lagi. Mendapatkan penghasilan yang tidak memerlukan keterlibatan Anda langsung.

Beberapa contoh penghasilan pasif adalah:

  • Sewa dari properti
  • Royalti dari penerbitan buku atau dari lisensi paten atau bentuk lain dari kekayaan intelektual
  • Pendapatan dari iklan di situs internet
  • Residual income, penghasilan tetap mengulangi penjualan yang diterima oleh seseorang, yang dihasilkan dari pembayaran produk atau jasa, yang harus diperbaharui secara berkala agar dapat terus menerima manfaat (contoh: memiliki hak cipta suatu pruduk/seorangĀ  penulis best seller buku, dimana setiap cetakan ulangnya anda akan mendaparkan royalty)
  • Deposito, dengan membungakan uang anda pada bank maka uang tersebut akan menghasilkan uang tanpa anda ikut bekerja didalamya)
  • Agen asuransi yang mendapatkan komisi setiap tahun ketika seorang pelanggan memperbaharui kontrak nya
  • Seorang konsultan pemasaran yang menciptakan workbook dan menjualnya dalam format e-book di Internet
  • Seorang pemilik restoran atau ritel yang telah berkembang ke titik mempekerjakan manajer yang dapat dipercaya (contoh : Indomaret, Alfamart)
  • Sebuah e-book penulis menjual e-book melalui afiliasi yang mempromosikan produk
  • Seorang pemasar jaringan (MLM) yang membangun sebuah downline dan menerima komisi dari penjualan yang dibuat oleh downline nya.

Seperti yang Anda lihat, ada banyak sekali cara untuk menghasilkan pendapatan residual di berbagai bisnis. Namun yang saya lakukan saat ini untuk menghasilakn residual income adalah melalui bisnis online. Mengapa bisnis online? Karena bisnis online dapat bekerja secara auto pilot. Saya bisa mendapatkan uang ketika saya sedang tidur.

Sekali lagi, ada banyak model yang berbeda dalam banyak bisnis yang berbeda. Kuncinya adalah bahwa Anda membuat uang dari tenaga kerja orang lain, bukan tenaga Anda sendiri.

Terakhir nih, saya mau share rahasia membangun residual income. Rahasia sederhana agar kita bisa menghasilkan residual income adalah dengan menghabiskan wanktu kita untuk melakukan hal-hal yang membantu kita menciptakan residual income.

Bagai mana denga anda? apakan anda sudah mulai memikirkan bagaiman menghasilkan residual income bagi amsa depan anda?

Semoga bermanfaat.

Salam Sukses

ttd

Incoming search terms for the article:

income, residual income, Residual Income Dan Program Afiliasi Internet Marketing, residual income adalah, residual-income, AGEN ASURANSI PERLU MEMPERBAHARUI MOTIVASI BISNIS, pendapatan residual caranya, pendapatan residual, contoh pasif income, tdk menerima penghasilan

3 Comments

Got anything to say? Go ahead and leave a comment!